Kohati dan Peran Strategis Perempuan dalam Pembangunan Daerah

Sabtu, 5 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kohati dan Peran Strategis Perempuan dalam Pembangunan Daerah

Oleh: Risa Fannizar
Sekretaris Umum Kohati Cabang Pringsewu

Di era yang terus berkembang ini, seluruh lapisan masyarakat harus aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah. Korps HMI Wati (Kohati) menjadi salah satu kekuatan utama, menggerakkan potensi mahasiswi untuk terlibat langsung dalam pembangunan. Bagi saya, Kohati lebih dari sekadar organisasi; ia adalah pusat kepemimpinan dan wadah strategis bagi perempuan untuk menciptakan dampak nyata. Di sinilah perempuan mengasah kemampuan berorganisasi, mengembangkan diri, dan berkontribusi secara signifikan. Sebagai Sekretaris Umum Kohati Cabang Pringsewu, saya merasakan betul semangat ini dalam setiap kegiatan kami.

Pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan mustahil terwujud tanpa partisipasi penuh dari semua elemen masyarakat, terutama perempuan. Meski sering kali peran mereka dianggap sekunder, perempuan sebenarnya adalah aktor kunci dalam berbagai aspek kehidupan. Martha C. Nussbaum, dalam bukunya Women and Human Development: The Capabilities Approach (2000), menegaskan bahwa setiap individu, termasuk perempuan, berhak mendapatkan kebebasan dan kesempatan untuk mengembangkan potensinya demi hidup yang bermakna. Prinsip ini sangat sejalan dengan visi Kohati. Kohati mendorong anggotanya untuk tidak hanya memperluas wawasan, tetapi juga berani bersuara dan mengambil peran di berbagai sektor, mulai dari politik, ekonomi, hingga sosial budaya. Pemberdayaan ini adalah fondasi bagi kemajuan kolektif, memastikan bahwa setiap suara, termasuk dari kelompok yang selama ini terpinggirkan, dapat didengar dan diperhitungkan.

Saya pribadi mengembangkan “Teori Katalisator Perempuan”. Teori ini menyatakan bahwa perempuan, dengan kepekaan dan kemampuan adaptasi unik mereka, memiliki potensi besar sebagai katalisator dalam proses pembangunan. Artinya, kehadiran dan keterlibatan aktif perempuan dapat mempercepat, memperluas, dan meningkatkan kualitas pembangunan itu sendiri. Perempuan cenderung memiliki pandangan yang menyeluruh terhadap masalah sosial, lebih detail dalam perencanaan, dan sangat cakap dalam membangun koneksi komunitas. Di Kohati, kader-kader perempuan dibekali dengan keterampilan analisis, advokasi, dan implementasi program yang relevan dengan kebutuhan daerah. Mereka dilatih untuk mengidentifikasi masalah, merumuskan solusi, dan bertindak nyata. Dari diskusi publik mengenai isu-isu lokal hingga program pemberdayaan di tingkat masyarakat, Kohati berusaha memberikan solusi konkret yang berpihak pada keadilan, kesetaraan, dan kesejahteraan komunitas. Peran ini sangat penting untuk menutup kesenjangan pembangunan yang sering terabaikan, sekaligus memastikan pembangunan yang benar-benar merata.

Baca Juga:  DPC - GWI Kota Metro Serahkan Berkas Pendaftaran Organisasi di Kantor Kesbangpol Kota Metro

Di berbagai daerah, termasuk di tanah kelahiran saya, dan khususnya di Pringsewu tempat Kohati Cabang kami beroperasi, Kohati telah memberikan dampak positif yang signifikan melalui berbagai program. Contohnya adalah pendampingan UMKM perempuan, edukasi kesehatan reproduksi, dan advokasi isu-isu lingkungan. Kami berfungsi sebagai jembatan antara kebutuhan masyarakat dan kebijakan pemerintah, memastikan suara minoritas pun didengar dan diakomodasi. Kohati membuktikan bahwa perempuan tidak hanya berperan dalam rumah tangga, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang efektif di ruang publik, membawa perspektif baru dan energi transformatif. Kami yakin bahwa dengan memberdayakan satu perempuan, kita memberdayakan satu keluarga, satu komunitas, dan pada akhirnya, satu daerah.

Oleh karena itu, sangatlah penting bagi pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait untuk melihat Kohati sebagai mitra strategis dalam pembangunan. Mendukung dan memfasilitasi inisiatif Kohati berarti berinvestasi pada potensi perempuan, yang pada gilirannya akan mempercepat terwujudnya daerah yang lebih maju, adil, dan sejahtera. Kohati adalah bukti nyata bahwa pemberdayaan perempuan membawa manfaat bagi seluruh komunitas. Mari bersama-sama memberdayakan perempuan, demi Indonesia yang lebih baik, dimulai dari Pringsewu dan daerah-daerah lainnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Peduli Dampak Abu Vulkanik GAK Senator Almira Nabila Fauzi Bagi-bagi Masker 
Polda Lampung Ingatkan Orang Tua Awasi Anak, Waspadai Narkoba, Pinjol Hingga Ajakan Huru-Hara
Polda Lampung Gelar Doa Bersama Peringati Maulid Nabi Muhamad SAW 1448 Hijriah dan HUT Polwan ke-78
Senator Almira Nabila Fauzi : Lampung Adalah Pintu Gerbang Sumatera Kota Berbudaya
ANTRIAN BBM DI SPBU KOTABUMI SELATAN DISOROT, DIDUGA OPERATOR KEBAL ANCAMAN HUKUM! WARGA MINTA PENGAWASAN DIPERKETAT
Jelang HUT Ke-81 RI, Puslatpurmar 8 Teluk Ratai Kibarkan Merah Putih di Menara Telkomsel Setinggi 74 Meter
Transformasi Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) MenjadiRS Alamsyah Ratu Perwiranegara
Hanan A. Rozak Membuka Pelatihan Dan Sertifikasi Tenaga Konstruksi Dukung Pembangunan SDM P3A 

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 10:56

Peduli Dampak Abu Vulkanik GAK Senator Almira Nabila Fauzi Bagi-bagi Masker 

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:51

Polda Lampung Ingatkan Orang Tua Awasi Anak, Waspadai Narkoba, Pinjol Hingga Ajakan Huru-Hara

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:12

Polda Lampung Gelar Doa Bersama Peringati Maulid Nabi Muhamad SAW 1448 Hijriah dan HUT Polwan ke-78

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:03

Senator Almira Nabila Fauzi : Lampung Adalah Pintu Gerbang Sumatera Kota Berbudaya

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:25

ANTRIAN BBM DI SPBU KOTABUMI SELATAN DISOROT, DIDUGA OPERATOR KEBAL ANCAMAN HUKUM! WARGA MINTA PENGAWASAN DIPERKETAT

Berita Terbaru