Usai Santap MBG, Sejumlah Siswa dan Warga Batu Ketulis Keluhkan Diare, Dugaan Keracunan Masih Tunggu Hasil Lab

Minggu, 20 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG BARAT (TirasTV.com) — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Batu Ketulis, Kabupaten Lampung Barat, menjadi perhatian setelah sejumlah siswa dan warga dilaporkan mengalami keluhan gangguan pencernaan berupa diare usai mengonsumsi makanan yang didistribusikan melalui salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah tersebut.

Keluhan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan koordinasi dan pemeriksaan di lapangan. Pihak Puskesmas, kecamatan, serta Satgas Lampung Barat disebut telah turun untuk melakukan penelusuran terhadap kondisi yang dialami penerima manfaat.

Ketua Kelompok Kecamatan Batu Ketulis, Refki Nova Saputra, membenarkan adanya laporan mengenai keluhan dari penerima manfaat tersebut.

Menurut Refki, pihaknya telah melakukan konfirmasi kepada kepala SPPG dan berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait guna memastikan informasi yang berkembang di lapangan.

“Berkenaan dengan keluhan penerima manfaat dan adanya dugaan keracunan, sudah kami konfirmasi kepada kepala SPPG. Dari tingkat Puskesmas bersama kecamatan dan Satgas Lampung Barat juga sudah turun ke lapangan,” ujar Refki.

Refki mengatakan, laporan terkait persoalan tersebut juga telah disampaikan secara berjenjang. Informasi dari tingkat kepala kemudian diteruskan kepada Kapokcam dan selanjutnya kepada Koordinator Wilayah Lampung Barat.

“Saat ini laporan sudah dilakukan secara berjenjang dari kepala ke Kapokcam, kemudian ke Koordinator Wilayah Lampung Barat. Selanjutnya kita masih menunggu arahan pimpinan,” jelasnya.

Namun demikian, Refki menegaskan belum dapat memastikan penyebab keluhan kesehatan yang dialami penerima manfaat tersebut. Termasuk apakah kondisi tersebut berkaitan dengan makanan MBG maupun menu tertentu, masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

“Untuk masalah dugaan keracunan disebabkan oleh apa dan menu yang mana, kita sedang menunggu hasil lab,” paparnya.

Hingga saat ini, dugaan keracunan tersebut belum dapat dinyatakan sebagai kesimpulan. Pemeriksaan laboratorium menjadi bagian penting untuk mengetahui penyebab maupun kemungkinan keterkaitan antara makanan yang dikonsumsi dengan keluhan kesehatan yang dialami penerima manfaat.

Baca Juga:  Pemdes (pekon) Trimulyo menggelar acara Laporan Pertanggungjawaban Akhir Tahun 2024 yang berlangsung di Balai Pekon Trimulyo

Peristiwa ini menjadi perhatian mengingat program MBG menyangkut pemenuhan kebutuhan pangan bagi masyarakat, khususnya kelompok penerima manfaat. Aspek keamanan, kualitas, pengolahan, hingga distribusi makanan menjadi bagian penting yang perlu dipastikan oleh pihak terkait.

Masyarakat pun masih menunggu hasil pemeriksaan resmi untuk mengetahui secara terang apa yang sebenarnya terjadi dan apakah terdapat keterkaitan dengan makanan yang dibagikan dalam program MBG tersebut.

TIRAS akan terus memantau perkembangan informasi dan hasil pemeriksaan resmi dari pihak terkait.

Facebook Comments Box

Penulis : Cikwo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Proyek Revitalisasi SDN 1 Luas Disorot, Diduga Minim Informasi Proyek dan K3
Abu Vulkanik Mengancam Kesehatan, Irfan Fajri Himbau Warga Wajib Pakai Masker
Kembali Mengharumkan Nama Daerah Lam-Bar Sabet Juara Kabupaten Terkreatif di Lampung Tapis Karnaval 2026
Keterbukaan Informasi Menjadi Kunci, Investasi, Lingkungan, dan Kepentingan Masyarakat Harus Berjalan Beriringan
Viral Soal Hak Liputan Di PT Star Energy Geothermal, Riyan Aktivis Lambar Berikan Komentar
Kejari Lampung Barat Musnahkan Barang Bukti 31 Perkara Inkracht, Kasus Narkotika Masih Mendominasi
Diduga Belum Kantongi Izin Lingkungan dan PBG, Pembangunan SPPG Sekincau 3 Tuai Penolakan Warga
Kebakaran Melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sunan Bonang

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 11:52

Usai Santap MBG, Sejumlah Siswa dan Warga Batu Ketulis Keluhkan Diare, Dugaan Keracunan Masih Tunggu Hasil Lab

Kamis, 17 September 2026 - 08:38

Proyek Revitalisasi SDN 1 Luas Disorot, Diduga Minim Informasi Proyek dan K3

Minggu, 6 September 2026 - 05:11

Abu Vulkanik Mengancam Kesehatan, Irfan Fajri Himbau Warga Wajib Pakai Masker

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:24

Kembali Mengharumkan Nama Daerah Lam-Bar Sabet Juara Kabupaten Terkreatif di Lampung Tapis Karnaval 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:55

Keterbukaan Informasi Menjadi Kunci, Investasi, Lingkungan, dan Kepentingan Masyarakat Harus Berjalan Beriringan

Berita Terbaru