LAMPUNG BARAT (TirasTV.com) — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Batu Ketulis, Kabupaten Lampung Barat, menjadi perhatian setelah sejumlah siswa dan warga dilaporkan mengalami keluhan gangguan pencernaan berupa diare usai mengonsumsi makanan yang didistribusikan melalui salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah tersebut.
Keluhan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan koordinasi dan pemeriksaan di lapangan. Pihak Puskesmas, kecamatan, serta Satgas Lampung Barat disebut telah turun untuk melakukan penelusuran terhadap kondisi yang dialami penerima manfaat.
Ketua Kelompok Kecamatan Batu Ketulis, Refki Nova Saputra, membenarkan adanya laporan mengenai keluhan dari penerima manfaat tersebut.
Menurut Refki, pihaknya telah melakukan konfirmasi kepada kepala SPPG dan berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait guna memastikan informasi yang berkembang di lapangan.
“Berkenaan dengan keluhan penerima manfaat dan adanya dugaan keracunan, sudah kami konfirmasi kepada kepala SPPG. Dari tingkat Puskesmas bersama kecamatan dan Satgas Lampung Barat juga sudah turun ke lapangan,” ujar Refki.
Refki mengatakan, laporan terkait persoalan tersebut juga telah disampaikan secara berjenjang. Informasi dari tingkat kepala kemudian diteruskan kepada Kapokcam dan selanjutnya kepada Koordinator Wilayah Lampung Barat.
“Saat ini laporan sudah dilakukan secara berjenjang dari kepala ke Kapokcam, kemudian ke Koordinator Wilayah Lampung Barat. Selanjutnya kita masih menunggu arahan pimpinan,” jelasnya.
Namun demikian, Refki menegaskan belum dapat memastikan penyebab keluhan kesehatan yang dialami penerima manfaat tersebut. Termasuk apakah kondisi tersebut berkaitan dengan makanan MBG maupun menu tertentu, masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.
“Untuk masalah dugaan keracunan disebabkan oleh apa dan menu yang mana, kita sedang menunggu hasil lab,” paparnya.
Hingga saat ini, dugaan keracunan tersebut belum dapat dinyatakan sebagai kesimpulan. Pemeriksaan laboratorium menjadi bagian penting untuk mengetahui penyebab maupun kemungkinan keterkaitan antara makanan yang dikonsumsi dengan keluhan kesehatan yang dialami penerima manfaat.
Peristiwa ini menjadi perhatian mengingat program MBG menyangkut pemenuhan kebutuhan pangan bagi masyarakat, khususnya kelompok penerima manfaat. Aspek keamanan, kualitas, pengolahan, hingga distribusi makanan menjadi bagian penting yang perlu dipastikan oleh pihak terkait.
Masyarakat pun masih menunggu hasil pemeriksaan resmi untuk mengetahui secara terang apa yang sebenarnya terjadi dan apakah terdapat keterkaitan dengan makanan yang dibagikan dalam program MBG tersebut.
TIRAS akan terus memantau perkembangan informasi dan hasil pemeriksaan resmi dari pihak terkait.
Penulis : Cikwo
Editor : Redaksi










