Pemkot Metro Tegaskan Gaji Guru Telat Bukan Tidak Ada Anggaran, Tapi Tersendat di Sistem.

Selasa, 27 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Foto: Dedy Hasmara Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro,

 

Tirastv.com, Metro — Pemerintah Kota Metro memastikan keterlambatan pembayaran gaji ribuan guru bukan disebabkan ketiadaan anggaran, melainkan kendala administratif dalam sistem pembayaran.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro, Deddy Hasmara, mengatakan persoalan tersebut berkaitan dengan perubahan status tenaga honorer daerah menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu pada akhir 2025.

“Ini terkait sistem pembayaran gaji PPPK paruh waktu,” kata Deddy, Senin (26/1/2026).

Deddy menjelaskan, perubahan status tersebut mengharuskan penyesuaian nomor rekening dalam sistem keuangan daerah. Hingga Desember 2025, pembayaran gaji masih tercatat sebagai gaji tenaga honorer daerah. Setelah para guru diangkat sebagai PPPK paruh waktu, judul rekening harus diubah.

“Mereka sebelumnya tenaga harian lepas atau honorer daerah. Di sistem sampai Desember masih tercatat sebagai gaji honorer. Setelah menjadi PPPK paruh waktu, rekeningnya harus disesuaikan,” ujarnya.

Ia mengatakan Dinas Pendidikan telah berupaya melakukan perubahan data melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) milik Kementerian Dalam Negeri. Namun hingga penutupan sistem pada 31 Desember 2025, perubahan tersebut belum dapat dilakukan.

“Kami sudah mencoba masuk ke SIPD, tetapi sampai batas waktu belum berhasil. Setelah itu sistem ditutup,” katanya.

Akibatnya, perubahan judul rekening belum dapat dilakukan sehingga pencairan gaji PPPK paruh waktu tertunda meski anggaran telah tersedia.

Saat ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro menunggu pembukaan kembali sistem SIPD oleh pemerintah pusat. Pihaknya juga telah mengajukan permohonan agar sistem segera dibuka untuk mempercepat proses administrasi.

“Begitu sistem dibuka, kami langsung melakukan pergantian judul rekening agar gaji bisa segera dibayarkan,” ujar Deddy.

Baca Juga:  Ini Penjelasan Sekda Terkait Mundurnya Kadis Sosial Kota Metro

Pemerintah Kota Metro berharap penyesuaian sistem dapat segera rampung sehingga pembayaran gaji pada periode berikutnya dapat berjalan normal. (Rls)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Yudi Oktaviansyah, resmi dilantik sebagai Sekretaris DPRD Kota Metro.
Ribuan Warga Memadati Samber Park Pada Hari Ke- 5 Gelaran Pesta Rakyat Menyambut HUT Kota Metro Ke- 89.
Wali Kota Metro Resmi Melantik Drs. Ahmad Hariyanto, MM, Sebagai Sekda Definitif
Ketua DPRD Kota Metro, Ria Hartini, Menggelar Reses Serap Aspirasi Masyarakat
Kejari Metro Geledah 4 Lokasi, Usut Dugaan Korupsi Proyek Irigasi JIT 2023
LBH KIS (Kesehatan Indonesia Sejahtera) Kini Resmi Hadir di Kota Metro, Memperkuat Akses Keadilan dalam Sektor Kesehatan !!
Seperti Bola Pingpong, BPKAD, dan Dinas Kesehatan Metro Saling Lempar Tanggung Jawab Terkait Aset/Hibah Poskeskel Belum Selesai.
Petani Metro Selatan Klaim Gagal Panen, Ketua DPRD Intruksikan Komisi III Turun Langsung ke Lokasi

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:42

Yudi Oktaviansyah, resmi dilantik sebagai Sekretaris DPRD Kota Metro.

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:28

Ribuan Warga Memadati Samber Park Pada Hari Ke- 5 Gelaran Pesta Rakyat Menyambut HUT Kota Metro Ke- 89.

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:12

Wali Kota Metro Resmi Melantik Drs. Ahmad Hariyanto, MM, Sebagai Sekda Definitif

Rabu, 13 Mei 2026 - 02:43

Ketua DPRD Kota Metro, Ria Hartini, Menggelar Reses Serap Aspirasi Masyarakat

Sabtu, 9 Mei 2026 - 02:25

Kejari Metro Geledah 4 Lokasi, Usut Dugaan Korupsi Proyek Irigasi JIT 2023

Berita Terbaru