Walikota Metro Kukuhkan Sejumlah Unsur Pemerintah dan Masyarakat Yang Tergabung Dalam Forum Kota Sehat 

Kamis, 9 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TirasTv.com, Metro – Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin mengukuhkan sejumlah unsur pemerintah dan masyarakat yang tergabung dalam Forum Kota Sehat di ruang aula Pemerintah Kota (Pemkot) setempat, Kamis sore, 9/3/2023.

Menurut Wahdi, urgensi advokasi kota sehat yakni terkait dengan berbagai aspek yang menjadi indikator-indikator dan mempengaruhi tingkat kesehatan di suatu daerah, dalam hal ini Bumi Sai Wawai.

“Kota sehat itu adalah kota yang menunjukkan aktivitas masyarakatnya, beserta dengan unsur pemerintah untuk hidup sehat, dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan. Kota dengan beban sebagian besar manusia, 65 persen lah yang berada di perkotaan itu banyak juga dipengaruhi masalah lingkungan, masalah kebersihan, masalah narkoba dan sebagainya lah,” kata Wahdi saat diwawancarai awak media, sesaat setelah mengikuti rangkaian kegiatan.

‘‘Kegiatannya adalah advokasi kota sehat dan pembentukan kepanitiaan. Ya sadar, bahwa penting sekali kesehatan sumber daya manusia. Maka, sehat itu dalam pemahamannya ini adalah sehat secara lahir, batin dan sosialnya,” sambungnya.

Wali Kota Metro itu juga menyinggung soal keberhasilannya membawa Bumi Sai Wawai dalam peningkatan Universal Health Coverage (UHC) atau sistem penjaminan kesehatan. Persentase UHC Kota Metro sendiri pada tahun 2022 telah melampaui target dari pemerintah pusat dengan capaian sebesar 99,42 persen. Artinya, Pemkot Metro telah memastikan tersedianya pelayanan kesehatan untuk masyarakat tanpa terkecuali.

“Di tahun 2017 kita terendah lo. Sama status Kota Layak Anak juga ya kita terhenti di 2012. Tapi, alhamdulillah kita naik lagi di 2022 kemarin, balik lagi menjadi nindya kan? Dapat nindya tahun 2022 dari Kemen-PPPA pada Juli lalu,” bebernya.

“UHC kita kan sudah 99,42 persen, itu tertinggi di Provinsi Lampung. Artinya, kan itu sudah 100 persen. Karena UHC itu kan hanya 95 yang ditargetkan oleh pemerintah pusat,” tandasnya.

Baca Juga:  Sempet Ricuh, Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Halaman Kantor Pemerintahan Kota Metro

Diketahui, pada Juli 2022 lalu, Pemkot Metro telah melakukan perjanjian kerja sama (PKS) addendum cath lab (Cateterisasi Jantung), yang meliputi penandatanganan komitmen pelayanan jerat Program Rujuk Balik (PRB) dan menerima piagam UHC 98 persen Kota Metro. (Red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Yudi Oktaviansyah, resmi dilantik sebagai Sekretaris DPRD Kota Metro.
Ribuan Warga Memadati Samber Park Pada Hari Ke- 5 Gelaran Pesta Rakyat Menyambut HUT Kota Metro Ke- 89.
Wali Kota Metro Resmi Melantik Drs. Ahmad Hariyanto, MM, Sebagai Sekda Definitif
Ketua DPRD Kota Metro, Ria Hartini, Menggelar Reses Serap Aspirasi Masyarakat
Kejari Metro Geledah 4 Lokasi, Usut Dugaan Korupsi Proyek Irigasi JIT 2023
LBH KIS (Kesehatan Indonesia Sejahtera) Kini Resmi Hadir di Kota Metro, Memperkuat Akses Keadilan dalam Sektor Kesehatan !!
Seperti Bola Pingpong, BPKAD, dan Dinas Kesehatan Metro Saling Lempar Tanggung Jawab Terkait Aset/Hibah Poskeskel Belum Selesai.
Petani Metro Selatan Klaim Gagal Panen, Ketua DPRD Intruksikan Komisi III Turun Langsung ke Lokasi

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:42

Yudi Oktaviansyah, resmi dilantik sebagai Sekretaris DPRD Kota Metro.

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:28

Ribuan Warga Memadati Samber Park Pada Hari Ke- 5 Gelaran Pesta Rakyat Menyambut HUT Kota Metro Ke- 89.

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:12

Wali Kota Metro Resmi Melantik Drs. Ahmad Hariyanto, MM, Sebagai Sekda Definitif

Rabu, 13 Mei 2026 - 02:43

Ketua DPRD Kota Metro, Ria Hartini, Menggelar Reses Serap Aspirasi Masyarakat

Sabtu, 9 Mei 2026 - 02:25

Kejari Metro Geledah 4 Lokasi, Usut Dugaan Korupsi Proyek Irigasi JIT 2023

Berita Terbaru