Aksi saling Dorong Mewarnai Tes Kesehatan Turun Lapangan Oleh RSJ Lampung di Kabupaten Pesisir Barat

Minggu, 12 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESISIR BARAT (TirasTV.com) – Sejumlah calon peserta tes kesehatan jiwa untuk syarat pengangkatan PPPK tahun 2024 oleh Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lampung yang turun lapangan di Kabupaten Pesisir Barat terjadi aksi saling dorong yang diduga karena kurang profesional dalam kepanitiaan yang melaksanakan kegiatan tersebut.

Suasana desak-desakan hingga dorong-dorongan pun tidak terhindarkan antara peserta tes dan pihak penyelenggara.

Kita ini bukan pengemis bantuan, atau antri sembako, kenapa kita tidak dipasilitasi dengan baik pada saat tes, padahal kita kan bayar,” ucap salah satu peserta yang enggan disebutkan namanya.

Seharusnya pihak kepanitiaan profesional dong, bukan mau uangnya saja, jumlah peserta yang tidak sedikit kenapa tidak disesuaikan dengan kapasitas tempat yang ada, ini kesannya jauh dari kata profesional.

Padahal harapan kita para peserta, tes di Kabupaten sendiri akan memperingan mulai dari biaya dan waktu, tapi kalau begini sama saja bahkan lebih susah dibanding kita datang langsung ke RSJ Lampung.

Kami berharap kedepan bisa lebih baik lagi dalam pelayanan, jangan malah menyulitkan para peserta saja, katanya ada kerjasama antara Pemda Pesibar dan RSJ Lampung, artinya wajib profesional dong, kan duitnya pasti ada juga pos pembagiannya, peserta kan bayar tidak tes secara gratis, jadi wajib memperoleh keamanan dan kenyamanan dalam semua hal, “Harapnya.

Ditempat terpisah Anggota DPRD Kabupaten Pesisir Barat Risman Arif juga menilai pelaksanaan tes kesehatan oleh RSJ Lampung di Pesisir Barat kurang fropesional dan terkesan seakan -akan hanya formalitas saja.

“Iya sangat disayangkan saat tes kesehatan jiwa yang akan digunakan oleh peserta untuk persyaratan pengangkatan PPPK Kabupaten Pesisir Barat yang dilaksanakan oleh RSJ Lampung harus rela berdesak-desakan, kasian bagi yang sudah lanjut usia dan ibu hamil, jelas kita lihat jajaran panitia dan pihak terkait tidak fropesional dalam bekerja.(Mustopa)

Facebook Comments Box
Baca Juga:  Revitalisasi SMPN 2 Krui Rp1,6 Miliar Kian Disorot, Substansi Proyek Dipertanyakan

Berita Terkait

Minta Diaudit APH! P3-TGAI TA 2026 di Pesisir Barat Tidak Berkualitas
Kunjungan Kapolda Lampung: Berikan Arahan, Semangat dan Pesan Moril Bagi Jajaran Polres Pesisir Barat
Revitalisasi SMPN 2 Krui Rp1,6 Miliar Kian Disorot, Substansi Proyek Dipertanyakan
REVITALISASI SMPN 2 KRUI DISOROT TAJAM: ANGGARAN RP1,6 MILIAR, TRANSPARANSI DAN KUALITAS PEKERJAAN DIPERTANYAKAN
P3MN Bersama RISMA dan Mahasiswa KKN Unila Galang Donasi untuk Korban Kebakaran di Kecamatan Ngaras
Ratusan petani Sawit yang Tergabung Dalam APKASINDO Menggelar Aksi Unjuk Rasa di Pemkab Pesisir Barat
Proyek Infrastruktur Pesisir Barat Dipertanyakan, Dinas PUPR Diduga Lalai Atas Temuan Ratusan Juta BPK
Aset Pemkab Pesisir Barat Rp13,2 Miliar “Gelap”, LSM Trinusa: Penertiban Gagal, Kami Siap Bawa ke Ranah Hukum!

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 11:12

Minta Diaudit APH! P3-TGAI TA 2026 di Pesisir Barat Tidak Berkualitas

Rabu, 19 Agustus 2026 - 17:48

Kunjungan Kapolda Lampung: Berikan Arahan, Semangat dan Pesan Moril Bagi Jajaran Polres Pesisir Barat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 06:34

Revitalisasi SMPN 2 Krui Rp1,6 Miliar Kian Disorot, Substansi Proyek Dipertanyakan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:54

REVITALISASI SMPN 2 KRUI DISOROT TAJAM: ANGGARAN RP1,6 MILIAR, TRANSPARANSI DAN KUALITAS PEKERJAAN DIPERTANYAKAN

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:13

P3MN Bersama RISMA dan Mahasiswa KKN Unila Galang Donasi untuk Korban Kebakaran di Kecamatan Ngaras

Berita Terbaru