BANDAR LAMPUNG (TirasTV.com) – Aktivitas pengisian BBM di salah satu SPBU yang berada di jalur By Pass menjadi perhatian publik setelah terlihat antrean panjang truk bertonase besar yang mengisi solar subsidi.
Kondisi tersebut memunculkan dugaan adanya praktik pengisian berulang yang berpotensi mengarah pada penyalahgunaan BBM bersubsidi.
Berdasarkan pantauan tim media di lapangan, deretan kendaraan logistik terlihat bergantian melakukan pengisian solar di area SPBU. Antrean bahkan kerap memanjang hingga keluar dari area SPBU dan memakan badan jalan, sehingga memicu kemacetan di jalur By Pass yang merupakan salah satu akses utama lalu lintas kendaraan.
Dalam dokumentasi yang dihimpun, sejumlah truk dengan bak tertutup terpal terlihat silih berganti mengisi BBM solar.

Situasi ini memunculkan dugaan adanya pola pengisian yang tidak wajar, di mana kendaraan yang sama atau sejenis diduga melakukan pengisian berulang.
Beberapa pengguna jalan yang melintas mengaku sering mengalami kemacetan akibat antrean kendaraan besar yang menunggu giliran pengisian BBM di lokasi tersebut.
“Kalau lewat sini sering macet karena truk-truk antre solar, kadang sampai panjang keluar SPBU,” ujar salah seorang pengendara.
Muncul pula pertanyaan dari masyarakat mengenai alasan kendaraan-kendaraan tersebut cenderung terpusat pada satu SPBU, padahal di sekitar kawasan tersebut masih terdapat beberapa SPBU lain yang juga menyediakan solar subsidi.
Solar subsidi sendiri merupakan program energi pemerintah yang distribusinya diawasi oleh PT. Pertamina (Persero) serta Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi agar penyalurannya tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak.

Jika terbukti terjadi penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi, maka hal tersebut berpotensi melanggar ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi yang mengatur sanksi bagi pihak yang menyalahgunakan pengangkutan maupun niaga BBM subsidi.
Sejumlah pihak berharap aparat penegak hukum, termasuk Kepolisian Daerah Lampung melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus, bersama pihak Pertamina dan regulator terkait dapat melakukan pemeriksaan di lapangan guna memastikan tidak adanya praktik penyalahgunaan solar subsidi.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola SPBU yang dimaksud belum memberikan keterangan resmi terkait antrean kendaraan yang terjadi di lokasi tersebut.
Tim media menyatakan akan terus melakukan pemantauan terhadap situasi di lapangan serta membuka ruang klarifikasi bagi pihak-pihak terkait guna menjaga prinsip keberimbangan dalam pemberitaan.
Penulis : Eka Wijaya
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Reporter Lampung










