LSM GMBI Pesisir Barat, Laporkan Proyek Talut Sungai Way Laay ke Kejaksaan Agung RI

Kamis, 2 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Barat, Lampung – Kamis 02 Oktober 2025 Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) GMBI Pesisir Barat melaporkan dugaan korupsi/markup proyek talut Sungai Way Laay di Kecamatan Karya Penggawa, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung ke Kejaksaan Agung.

Bukti laporan tersebut dengan nomor 00.01/L.1/DPD-GMBI.PSB/X/2025.

Pelaksana Tugas Ketua GMBI Pesisir Barat Sugeng Purnomo mengatakan proyek yang menggunakan anggaran sebesar Rp4,337 miliar tersebut menuai sorotan setelah ditemukan sejumlah indikasi pelanggaran.

Mulai dari transparansi anggaran hingga kualitas pembangunan yang dinilai dibawah standar yang ditentukan.

“Tidak ada plang proyek di lokasi yang seharusnya memuat informasi penting seperti anggaran, pelaksana proyek, dan detail pekerjaan. Hal ini melanggar prinsip keterbukaan yang diatur dalam regulasi pemerintah,” ujarnya.

Selain itu, kualitas pekerjaan dinilai sangat buruk. Berdasarkan investigasi tim di lapangan baru beberapa bulan pengerjaan sudah hancur saat air naik.

Diduga material yang digunakan, seperti besi berukuran 6 dan 8, tidak sesuai spesifikasi teknis.

“Belum selesai pengerjaan sudah roboh, kemarin baru beberapa bulan selesai roboh lagi, lama-lama hancur total itu uang pajak rakyat,”kata nya.

Ia menambahkan,dugaan pelanggaran lainnya, seperti adukan semen yang tidak sesuai standar hal itu jadi pemicu roboh nya bangunan tersebut.

“Kemarin tim ke lapangan, kita lihat bekas retak bangunan banyak pasir daripada semen wajar lah mudah roboh,”katanya.

Menurutnya, jika alasan pemborong karena bencana alam sehingga roboh hal itu sangat keliru. Sebab bangunan serupa disebelah nya cukup kuat hingga bertahun-tahun.

“Sebelah lebih kuat malah bertahun-tahun kuat dari terjangan air saat banjir, kenapa ini baru se umur jagung ancur,”ujarnya.

Diketahui proyek ini dikerjakan oleh CV. Rayasa Mandiri, yang diduga memiliki hubungan khusus dengan Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Lampung.

Baca Juga:  Unit Tipidter Sat Reskrim Polres Lampung Barat Berhasil Ungkap Kasus Ilegal Fishing

GMBI Pesisir Barat memperkirakan kerugian negara mencapai miliaran rupiah akibat buruknya kualitas pekerjaan dan penyalahgunaan anggaran.

“Kita minta Kejaksaan Agung mengtensi laporan GMBI Pesisir Barat ini, memeriksa dokumen tender, spesifikasi teknis, dan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

“Kami berharap Kejaksaan Agung segera bertindak profesional untuk memastikan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan anggaran negara,” katanya.

(Yopi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Minta Diaudit APH! P3-TGAI TA 2026 di Pesisir Barat Tidak Berkualitas
Kunjungan Kapolda Lampung: Berikan Arahan, Semangat dan Pesan Moril Bagi Jajaran Polres Pesisir Barat
Revitalisasi SMPN 2 Krui Rp1,6 Miliar Kian Disorot, Substansi Proyek Dipertanyakan
REVITALISASI SMPN 2 KRUI DISOROT TAJAM: ANGGARAN RP1,6 MILIAR, TRANSPARANSI DAN KUALITAS PEKERJAAN DIPERTANYAKAN
P3MN Bersama RISMA dan Mahasiswa KKN Unila Galang Donasi untuk Korban Kebakaran di Kecamatan Ngaras
Ratusan petani Sawit yang Tergabung Dalam APKASINDO Menggelar Aksi Unjuk Rasa di Pemkab Pesisir Barat
Proyek Infrastruktur Pesisir Barat Dipertanyakan, Dinas PUPR Diduga Lalai Atas Temuan Ratusan Juta BPK
Aset Pemkab Pesisir Barat Rp13,2 Miliar “Gelap”, LSM Trinusa: Penertiban Gagal, Kami Siap Bawa ke Ranah Hukum!

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 11:12

Minta Diaudit APH! P3-TGAI TA 2026 di Pesisir Barat Tidak Berkualitas

Rabu, 19 Agustus 2026 - 17:48

Kunjungan Kapolda Lampung: Berikan Arahan, Semangat dan Pesan Moril Bagi Jajaran Polres Pesisir Barat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 06:34

Revitalisasi SMPN 2 Krui Rp1,6 Miliar Kian Disorot, Substansi Proyek Dipertanyakan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:54

REVITALISASI SMPN 2 KRUI DISOROT TAJAM: ANGGARAN RP1,6 MILIAR, TRANSPARANSI DAN KUALITAS PEKERJAAN DIPERTANYAKAN

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:13

P3MN Bersama RISMA dan Mahasiswa KKN Unila Galang Donasi untuk Korban Kebakaran di Kecamatan Ngaras

Berita Terbaru