Pemkab Pesibar Terus Lanjutkan Pembangunan Infrastruktur Sebagai Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Selasa, 10 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESISIR BARAT (TirasTV.com)– Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), di Tahun Anggaran 2024 kembali melanjutkan pembangunan infrastruktur jalan, khususnya akses penghubung wilayah perkebunan masyarakat sebagai salah satu wujud upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Plt. Kepala Dinas PUPR, Tanwir, S.E., M.M., melalui Kabid. Bina Marga, Andrian Sani, S.T., M.M., (16/4/2024), mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya berupaya untuk terus melakukan peningkatan infrastruktur, tak terkecuali infrastruktur jalan yang menghubungkan antara wilayah permukiman dengan perkebunan masyarakat.

Pemkab Pesibar melalui PUPR terus melakukan peningkatan infrastruktur jalan yang dapat mempermudah mobilisasi hasil perkebunan masyarakat,” katanya.

Di Tahun 2024, pihaknya akan melangsungkan peningkatan jalan berupa hotmix di tiga titik berbeda di wilayah Pesibar.

Diantaranya peningkatan badan jalan ruas Kupangilir – Usang pulau Pekon Marang Kecamatan Pesisir Selatan dengan panjang ruas jalan mencapai sekitar 2 KM dengan kisaran anggaran sebesar Rp 4,76 Miliar dan peningkatan badan jalan ruas Pekon Sumberagung – Pekon Ulokmukti Kecamatan Ngambur sepanjang 3,6 KM dengan total kucuran anggaran sebesar Rp 4,72 Miliar.

Ia melanjutkan, “peningkatan badan jalan berupa hotmix disatu titik lainnya yaitu ruas Pekon Sukanegara – Pekon Gedungcahya Kuningan Kecamatan Ngambur dengan panjang mencapai 2,7 KM serta menelan anggaran sejumlah Rp8,7 Miliar. Untuk titik tersebut dianggarkan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2024,” ujarnya.

Pemkab Pesibar melalui Dinas PUPR terus melalukan upaya terbaik untuk memenuhi harapan pembangunan infrastruktur secara maksimal dan merata.

“Dengan ketersediaan anggaran yang sangat terbatas itu, sehingga DPUPR harus benar-benar bisa menentukan titik mana yang lebih mendesak dan prioritas. Sehingga kebutuhan pembangunan juga bisa dilaksanakan secara bertahap,” ujarnya.

Baca Juga:  Tokoh Pemuda Marga Ngaras Ahmad Mustofa: Jangan Biarkan Adat Tersisih oleh Seremonial

“PUPR Pesibar juga hingga kini terus melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat melalui kementerian terkaitnya, agar Pesibar bisa terus mendapatkan bantuan kucuran pembangunan yang ditujukan untuk peningkatan infrastruktur, khususnya jalan,” tutupnya. (rls/Ed)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Minta Diaudit APH! P3-TGAI TA 2026 di Pesisir Barat Tidak Berkualitas
Kunjungan Kapolda Lampung: Berikan Arahan, Semangat dan Pesan Moril Bagi Jajaran Polres Pesisir Barat
Revitalisasi SMPN 2 Krui Rp1,6 Miliar Kian Disorot, Substansi Proyek Dipertanyakan
REVITALISASI SMPN 2 KRUI DISOROT TAJAM: ANGGARAN RP1,6 MILIAR, TRANSPARANSI DAN KUALITAS PEKERJAAN DIPERTANYAKAN
P3MN Bersama RISMA dan Mahasiswa KKN Unila Galang Donasi untuk Korban Kebakaran di Kecamatan Ngaras
Ratusan petani Sawit yang Tergabung Dalam APKASINDO Menggelar Aksi Unjuk Rasa di Pemkab Pesisir Barat
Proyek Infrastruktur Pesisir Barat Dipertanyakan, Dinas PUPR Diduga Lalai Atas Temuan Ratusan Juta BPK
Aset Pemkab Pesisir Barat Rp13,2 Miliar “Gelap”, LSM Trinusa: Penertiban Gagal, Kami Siap Bawa ke Ranah Hukum!

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 11:12

Minta Diaudit APH! P3-TGAI TA 2026 di Pesisir Barat Tidak Berkualitas

Rabu, 19 Agustus 2026 - 17:48

Kunjungan Kapolda Lampung: Berikan Arahan, Semangat dan Pesan Moril Bagi Jajaran Polres Pesisir Barat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 06:34

Revitalisasi SMPN 2 Krui Rp1,6 Miliar Kian Disorot, Substansi Proyek Dipertanyakan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:54

REVITALISASI SMPN 2 KRUI DISOROT TAJAM: ANGGARAN RP1,6 MILIAR, TRANSPARANSI DAN KUALITAS PEKERJAAN DIPERTANYAKAN

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:13

P3MN Bersama RISMA dan Mahasiswa KKN Unila Galang Donasi untuk Korban Kebakaran di Kecamatan Ngaras

Berita Terbaru