Viralnya Perundungan Siswi yang masih duduk di kelas 8,di smp n 1 sukau menjadi sorotan

Jumat, 24 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tirastv.com,-

Lampung Barat,- khodizah syahrani sering di sapa rani, itu nama asli dari korban perundungan di salah satu sekolah di SMP N 1 sukau.jumat 24/1/2025

anak yang masih duduk di kelas 8 ini,mengaku bahwa dirinya telah mendapatkan kekerasan oleh teman teman nya di sekolah,perilaku kekerasan ini terjadi di karnakan rani tidak terima kalo ayah rani (uyok) ayah korban di ejek..

dan rani pun membalas mengejek orang tua pelaku,dari situlah mulai para pelaku mengajak teman temannya untuk melakukan kekerasan terhadap rani dan mengeluarkan kata kata yang tidak pantas di keluarkan,seperti di dalam video yang viral tersebut.

rani juga sempat mengatakan bahwa rani mendapatkan kekerasan tidak satu kali itu saja.bahkan sebelum video nya sempat viral di sosial media,rani sempat mendapatkan kekerasan dengan pelaku yang sama,tapi rani diam saja,dia tidak memberi tau ke pada ke dua orang tua nya.

orang tua korban mengatakan bahwa rani adalah tipe anak yang pendiam,malu dan tidak banyak bicara,.bahkan orang tuanya sendiri pun tidak mengetaui bahwa video anak nya yang sempet viral itu.

saya tidak mengharapkan apa apa,tapi saya ingin mendapatkan keadilan untuk anak saya “ujar ibu korban

rani itu anak perempuan saya satu satu nya,dia tidak memiliki sodara kandung.saya bahkan dua malam tidak bisa tidur hanya bisa menangis sampai mata bengkak melihat anak saya di perlakukan seperti itu oleh kawan kawan nya.

sebenarnya saya mau memeriksakan kondisi anak saya ke puskes atau rumah sakit,hanya untuk memastikan bahwan tidak terjadi luka pisik dan luka dalam yang di alami anak saya setelah kejadian itu,tapi mau bagai mana lagi,dengan kondisi keluarga kami yang tidak mampu,di tambah lagi bapaknya ini hanya seorang petani.kami tidak ada biaya untuk cek kondisi anak ini.”tambahnya

Baca Juga:  Walikota Metro dr. Wahdi Siradjuddin, Sp.OG(K),M.H dan Wakil Walikota Metro Drs. Qomaru Zaman, M.A Hadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Metro

ibu rani juga mengatakan,bahwa dia takut kalo anak nya teroma untuk besekolah dan Terisolasi secara sosial, Tidak memiliki teman dekat, Tidak memiliki hubungan baik dengan orang tua, Prestasi akademik di sekolah menjadi menurun, Kesulitan mengatasi stres dan depresi setelah kejadian ini.

Atas kejadian peristiwa ini,dari pihak sekolahpun langsung memberi tindakan tegas bagi siswi siswi dan telah memberi sanksi terhadap ke 7 pelaku kekerasan itu,dengan mengembalikan 4 siswi ke pada orang tuanya,dan 3 di antaranya mendapat kan scorsing dari pihak sekolah.

atas kejadian ini Sat Reskrim Polres Lampung Barat melalui Unit PPA telah memanggil kedua belah pihak baik anak yang menjadi pelaku, korban dan saksi berikut orang tua di ruang restorative justice. Kamis (23/1/2025)

Kapolres Lampung Barat AKBP Rinaldo Aser, SH, SIK, MSI, di dampingi Kasat Reskrim Iptu Juherdi Sumandi, SH, MH, menyatakan bahwa telah menghadirkan anak-anak yang berada dalam video perundungan untuk dilakukan mediasi damai, agar hal-hal yang tak diinginkan tidak terjadi lagi.

“Kita sudah panggil dan hadirkan anak-anak yang bully serta korban berikut orang tuanya untuk berdamai,” ungkap Juherdi

red-si

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Usai Santap MBG, Sejumlah Siswa dan Warga Batu Ketulis Keluhkan Diare, Dugaan Keracunan Masih Tunggu Hasil Lab
Aktivitas Pengerukan Disebut Masih Berjalan Usai Penghentian Sementara, Warga Jalan Sakai Sambayan Minta Pemkot Tegas
Proyek Revitalisasi SDN 1 Luas Disorot, Diduga Minim Informasi Proyek dan K3
Rapat Warga Bahas Kompensasi dan Dampak Pembangunan Angkasa Land, Aktivitas Proyek Sementara Dihentikan
Marindo Kurniawan: Pemprov Lampung Perluas Tim Inisiatif Karbon, Bidik Ekonomi Blue-Green
Kepala SDN. 1 Luas Akui Program revitalisasi Dikerjakan Pihak Ke-3, Disdik Diminta Priksa Administrasi nya
Kadin Lampung Dorong Menkeu Suahasil Nazara Perkuat Efisiensi APBN dan Kepercayaan Investor
Proyek Revitalisasi SDN Campang Tiga Rp 1.061.041.561 Miliar Disorot

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 11:52

Usai Santap MBG, Sejumlah Siswa dan Warga Batu Ketulis Keluhkan Diare, Dugaan Keracunan Masih Tunggu Hasil Lab

Jumat, 18 September 2026 - 11:03

Aktivitas Pengerukan Disebut Masih Berjalan Usai Penghentian Sementara, Warga Jalan Sakai Sambayan Minta Pemkot Tegas

Kamis, 17 September 2026 - 08:38

Proyek Revitalisasi SDN 1 Luas Disorot, Diduga Minim Informasi Proyek dan K3

Kamis, 17 September 2026 - 07:16

Rapat Warga Bahas Kompensasi dan Dampak Pembangunan Angkasa Land, Aktivitas Proyek Sementara Dihentikan

Rabu, 16 September 2026 - 12:57

Marindo Kurniawan: Pemprov Lampung Perluas Tim Inisiatif Karbon, Bidik Ekonomi Blue-Green

Berita Terbaru