Pembangunan Jembatan Way Nipah Diduga Tidak Sesuai Standar Konstruksi

Selasa, 19 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESISIR BARAT (tirasTV.com) – Pembangunan jembatan yang terletak di Jalan Lintas Barat Pemangku Way Nipah Pekon Biha Kecamatan Pesisir Selatan Kabupaten Pesisir Barat mendapat sorotan dari masyarakat, pasalnya dalam pengerjaannya diduga tidak mengutamakan mutu.

Rudi Suwardi salah satu masyarakat Pesisir Selatan melihat proses pengecoran jembatan tidak mengutamakan mutu, terlihat dari tahapan pengecoran yang tidak berlangsung sampai selesai, adanya jeda yang lama, maka diperkirakan merusak mutu dari konstruksi itu sendiri.

“Kami melihat adanya kesalahan pada proses pengecoran jembatan, kalau ada jeda yang lama maka antara coran lama dengan coran yang baru tidak akan saling mengikat, semen itu kalau sudah keras apapun dalihnya tidak akan menyatu lagi dengan yang baru, sepengetahuan kita tidak boleh diputus, sebab akan mengurangi kekuatan, walaupun kualitas adukan tertingi seperti K100, K125, K150, K200, K175, namun jika pengecoran nya disambung tetap kekuatan struktur bangunan nya pasti jauh berkurang,

Kemudian besi yang harus digunakan untuk pengecoran jembatan biasanya menggunakan besi ulir dan jarak besi harus sesuai standar aturan, jika besi dan jarak ukuranya kurang, maka kualitas struktur bangunannya juga akan berkurang, kita hanya masyarakat yang bisa mengomentari sebatas yang terlihat saja, untuk detailnya konsultan dan bagian penting pada proyek tersebut yang bisa menjelaskan secara rinci, “Paparnya.

Sampai berita ini diterbitkan, belum ada pihak konsultan atau petinggi proyek yang bisa dikonfirmasi, namun pada berita sebelumnya (18/7), Devi selaku petugas lapangan yang stanby dilokasi proyek mengatakan semua yang dikerjakan sudah berdasarkan standar dan RAB dari konsultan. (Yopi/Indra/Chandra).

Facebook Comments Box
Baca Juga:  Bupati Bantaeng Serahkan Bantuan Pembangunan Masjid Nurul Awan Saputra di Kodim 1410/Btg

Berita Terkait

Minta Diaudit APH! P3-TGAI TA 2026 di Pesisir Barat Tidak Berkualitas
Kunjungan Kapolda Lampung: Berikan Arahan, Semangat dan Pesan Moril Bagi Jajaran Polres Pesisir Barat
Revitalisasi SMPN 2 Krui Rp1,6 Miliar Kian Disorot, Substansi Proyek Dipertanyakan
REVITALISASI SMPN 2 KRUI DISOROT TAJAM: ANGGARAN RP1,6 MILIAR, TRANSPARANSI DAN KUALITAS PEKERJAAN DIPERTANYAKAN
P3MN Bersama RISMA dan Mahasiswa KKN Unila Galang Donasi untuk Korban Kebakaran di Kecamatan Ngaras
Ratusan petani Sawit yang Tergabung Dalam APKASINDO Menggelar Aksi Unjuk Rasa di Pemkab Pesisir Barat
Proyek Infrastruktur Pesisir Barat Dipertanyakan, Dinas PUPR Diduga Lalai Atas Temuan Ratusan Juta BPK
Aset Pemkab Pesisir Barat Rp13,2 Miliar “Gelap”, LSM Trinusa: Penertiban Gagal, Kami Siap Bawa ke Ranah Hukum!

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 11:12

Minta Diaudit APH! P3-TGAI TA 2026 di Pesisir Barat Tidak Berkualitas

Rabu, 19 Agustus 2026 - 17:48

Kunjungan Kapolda Lampung: Berikan Arahan, Semangat dan Pesan Moril Bagi Jajaran Polres Pesisir Barat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 06:34

Revitalisasi SMPN 2 Krui Rp1,6 Miliar Kian Disorot, Substansi Proyek Dipertanyakan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:54

REVITALISASI SMPN 2 KRUI DISOROT TAJAM: ANGGARAN RP1,6 MILIAR, TRANSPARANSI DAN KUALITAS PEKERJAAN DIPERTANYAKAN

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:13

P3MN Bersama RISMA dan Mahasiswa KKN Unila Galang Donasi untuk Korban Kebakaran di Kecamatan Ngaras

Berita Terbaru