Longsor dan Banjir Bandang Terjang Kampung Pasir Kuning–Pasir Kuda, Ratusan Warga Terdampak

Minggu, 25 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Bandung Barat (TirasTV.com) – Bencana alam berupa longsoran tanah disertai banjir bandang melanda Kampung Pasir Kuning hingga Kampung Pasir Kuda RT 05 RW 11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada Sabtu dini hari, 24 Januari 2026, sekitar pukul 03.00 WIB.

Peristiwa ini terjadi secara tiba-tiba saat sebagian besar warga masih terlelap. Menurut keterangan Wahyu, salah seorang warga sekitar lokasi kejadian, sebelum bencana terjadi sempat terdengar suara gemuruh keras dari arah perbukitan.

“Awalnya terdengar suara seperti guruh, lama dan keras. Setelah dicek, ternyata tanah dari atas sudah longsor dan air ikut turun dengan deras,” ujar Wahyu.

Longsoran tanah tersebut bergerak dari titik awal di Kampung Pasir Kuning dan melaju hingga Kampung Pasir Kuda RT 05 RW 11, menghantam permukiman warga yang berada di jalur aliran material longsoran dan banjir bandang.

Puluhan Rumah Tertimbun, Ratusan Warga Jadi Korban

Akibat bencana tersebut, sekitar 30 unit rumah warga dilaporkan tertimbun material longsoran. Selain kerusakan fisik, bencana ini juga menimbulkan dampak kemanusiaan yang sangat serius.

Berdasarkan data sementara yang berhasil dihimpun hingga laporan ini dibuat, jumlah korban tercatat sebagai berikut:

  • Korban hilang/terdaftar: ± 114 orang
  • Korban ditemukan selamat: 21 orang
  • Korban meninggal dunia (MD): 4 orang
  • Korban yang masih dalam pencarian: ± 89 orang

Proses Pencarian Masih Berlangsung

Hingga saat ini, proses pencarian dan evakuasi korban masih terus dilakukan oleh tim gabungan bersama masyarakat setempat. Medan yang berat, kondisi tanah labil, serta cuaca menjadi tantangan tersendiri dalam upaya penyelamatan.

Pihak terkait mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, menjauhi area rawan longsor, serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.

Baca Juga:  Gubenur Lampung Tepilih Rahmat Mirzani Djausal Mwndapat Kehormatan Membacakan Pancasila di HUT ke-17 Gerindra, Kebanggaan Untuk Lampung

Bencana ini menjadi pengingat penting akan tingginya risiko bencana hidrometeorologi di wilayah perbukitan, khususnya saat intensitas hujan meningkat. Pemerintah daerah diharapkan segera melakukan langkah tanggap darurat serta penanganan lanjutan bagi para korban terdampak. (Koswara).

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bocah 6 Tahun Tewas Tertembak, RS Disorot Dugaan Langgar UU Kesehatan, Perlindungan Anak, dan HAM
Gubenur Lampung Tepilih Rahmat Mirzani Djausal Mwndapat Kehormatan Membacakan Pancasila di HUT ke-17 Gerindra, Kebanggaan Untuk Lampung
Gubernur Lampung Terpilih Rahmat Mirzani Djausal Siap Melaksanakan Arah Presiden Untuk Lampung Maju
Normalisasi pelanggaran arah Kohati cabang Pekanbaru dipertanyakan.
Fauzan Randi; Kawan PMI Lampung Garda Terdepan Lindungi Para Pahlawan Devisa Terdzolimi
Tim Kemendagri, DPR-RI, Kemenkeu dan Kemendes PDTT Monev Realisasi APBD dan Sosialisasi Kebijakan Dana Transfer
Ikatan Advokat Indonesia Salurkan Bantuan dan Pendampingan Trauma Healing Bagi Korban Gempa Cianjur
Beberapa kali Batal, Akhirnya Bangunan Jalan Pungkur Berhasil di Eksekusi

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:19

Bocah 6 Tahun Tewas Tertembak, RS Disorot Dugaan Langgar UU Kesehatan, Perlindungan Anak, dan HAM

Minggu, 25 Januari 2026 - 00:52

Longsor dan Banjir Bandang Terjang Kampung Pasir Kuning–Pasir Kuda, Ratusan Warga Terdampak

Sabtu, 15 Februari 2025 - 11:10

Gubenur Lampung Tepilih Rahmat Mirzani Djausal Mwndapat Kehormatan Membacakan Pancasila di HUT ke-17 Gerindra, Kebanggaan Untuk Lampung

Jumat, 14 Februari 2025 - 08:54

Gubernur Lampung Terpilih Rahmat Mirzani Djausal Siap Melaksanakan Arah Presiden Untuk Lampung Maju

Minggu, 13 Agustus 2023 - 05:02

Normalisasi pelanggaran arah Kohati cabang Pekanbaru dipertanyakan.

Berita Terbaru